Header Ads

Jerit Rindu Personel Ditsamapta Polda Sumsel Menembus Bara Karhutla

Jerit Rindu Personel Ditsamapta Polda Sumsel Menembus Bara Karhutla

Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir

berita polisi

PALEMBANG --- "Assalamualaikum bu... Maaf adek belum bisa pulang ke rumah..." Pesan singkat penuh keharuan tersebut menjadi cermin nyata dari beratnya pengorbanan para personel Ditsamapta Polda Sumsel yang tengah berjuang di garis terdepan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

[embed]https://youtube.com/shorts/Ub56MbivW-w?si=y_QJXnZhKaukb2-M[/embed]

Di saat masyarakat menikmati kehangatan berkumpul bersama keluarga, para garda terdepan ini harus tetap bersiaga, menembus pekatnya asap dan tebalnya lahan gambut demi memadamkan titik-titik bara yang tersembunyi di dalam tanah.

Rasa rindu akan rumah dan hangatnya pelukan keluarga tak dimungkiri kerap membayangi. Namun, tugas negara dan keselamatan jutaan napas masyarakat dari ancaman kabut asap menuntut profesionalisme serta dedikasi tanpa batas. Tanggung jawab besar itu dipikul mantap di atas pundak para personel.

Di tengah gempuran rasa lelah yang menguras fisik dan mental, kebersamaan menjadi benteng pertahanan terbaik mereka. Duduk melingkar di tengah hutan, berbagi sebungkus nasi bersama rekan sejawat, menjadi momen sederhana yang menguatkan tekad bahwa tak ada perjuangan yang dilakukan sendirian.

Setiap tetes keringat, rasa lelah, dan keikhlasan menahan rindu ini diiringi harapan besar agar bumi pertiwi segera terbebas dari ancaman bencana asap. Doa dari seluruh lapisan masyarakat amat dibutuhkan agar bencana karhutla segera teratasi, sehingga para prajurit penjelajah gambut ini dapat kembali pulang dan berkumpul dengan keluarga tercinta dalam keadaan selamat.

https://kabidhumasmetro.buher2000.id/jerit-rindu-personel-ditsamapta-polda-sumsel-menembus-bara-karhutla/?feed_id=46312&_unique_id=6a8bf423d3276

No comments

Powered by Blogger.